Klub Liga Inggris Yang Melakukan Transfer Terburuk Dalam Satu Musim

Klub Liga Inggris Yang Melakukan Transfer Terburuk Dalam Satu Musim

Klub Liga Inggris Yang Melakukan Transfer Terburuk Dalam Satu Musim

Klub Liga Inggris Yang Melakukan Transfer Terburuk Dalam Satu Musim – Bursa transfer memegang peranan penting untuk memperlihatkan performa bagi sebuah klub. Di bursa transfer, klub dapat membeli pemain-pemain yang dipercaya sangat dibutuhkannya untuk menjalani musim yang menuntut kesuksesan. Terlebih lagi pada bursa transfer musim panas (Juni sampai Agustus) yang mana momen tersebut adalah waktu yang sangat cocok bagi tim, terutama tim besar untuk merombak skuadnya setelah mengetahui kelemahan apa yang saja yang dihadapkan mereka di musim sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan Bursa transfer musim dingin, sebenarnya tidak terlalu berpengaruh bagi tim-tim besar. Akan tetapi, bagi klub kecil musim tersebut tentunya sangat berarti. Karena mereka dapat membeli pemain yang sekiranya dapat membantu agar terhindar dari zona degradasi. Dan Liga Inggris mungkin salah satu kompetisi yang paling banyaj melakukan belanja pemain-pemain di bursa transfer. Tidak bisa dipungkiri, banyak pemain-pemain hebat mempunyai karier di sana.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Akan tetapi, ternyata ada juga tim yang menjalankan transfer dengan sangat buruk ketika jendela transfer mulai dibuka. Kira-kira, tim apa saja ya yang masuk ke dalam daftar klub dengan transfer terburuk selama satu musim? Berikut ada Empat klub Elite yang dirangkum secara lengkap oleh JelasBola.Info seperti yang akan kami jelaskan di bawah ini.

4. Liverpool (2014-2015)
Pada musim 2014-2015 Liverpool ditinggalkan penyerang andalannya, Luis Suarez yang memutuskan untuk pindah di Barcelona. Demi menggantikan sosok Suarez tersebut, pelatih Liverpool saat itu, Brendan Rodgers justru memilih pemain yang tak disangka. Adalah Ricky Lamberta dan Mario Balotteli dengan harga yang sangat besar, yakni 117 juta pounds atau sekira Rp2,2 triliun. pada musim itu juga Liverpool gagal finis di posisi empat besar karena harus puas mengakhiri kompetisi di posisi keenam. Baik penyerang dan pertahanan Liverpool sangat buruk pada musim itu.

3. Arsenal (2011-2012)
Tidak ada yang bisa menceritakan apa terjadi pada Arsenal pada musim 2011-2012 kecuali pelatih mereka saat itu. Arsene Wenger, pada bursa transfer saat itu. Selain kehilangan dua pemain penting, yakni Cesc Fabregas ke Barcelona dan Samir Nasri ke Manchester City, The Gunners yang merupakan julukan Arsenal justru sangat lamban membeli pemain Pada musim tersebut, Arsenal memang akhirnya membeli Carl Jenkinson, Gervinho, Park Chu-Yung, Mikel Arteta, Per Mertesacker, Andre Santos dan Yossi Benayoun. Meski pada akhirnya Arsenal berhasil meraih posisi di tiga besar, namun banyak pihak yang beranggapan bahwa di musim tersebut adalah masa-masa di mana pembelian terburuk Arsenal sedang di terapkan.

2. Chelsea (2017-2018)
Chelsea juga mengalami transfer terburuk usai di musim sebelumnya mereka berhasil keluar sebagai juara Liga Inggris. Padahal mereka mempunyai dana yang cukup memungkin untuk membeli beberapa pemain yang dianggap penting bagi pelatih mereka saat itu, Antonio Conte. Akan tetapi, pembelian-pembelian seperti Alvaro Morata, Antonio Rudiger, Emerson Palmieri,Tiemoue Bakayoko, dan Olivier Giroud, ternyata tak mampu membuat permainan Chelsea semakin bagus, Justru The Blues yang tak lain julukan Chelsea sempat terseok-seok di akhir musim sampai mereka harus puas finis di posisi kelima.

1. Tottenham Hotspur (2013-2014)
Pada musim 2013-2014, Tottenham mmeperoleh uang yang berjumlah sangat besar usai berhasil menjual Gareth Bale ke Real Madrid dengan harga mencapai Rp1,6 triliun. Harga tersebut pun langsung menjadikan Bale sebagai pemain termahal di dunia saat itu. Dengan dana segar tersebut, Pemain yang dibeli kala itu adalah Erik Lamela, Roberto Soldado, dan Christian Eriksen. Untuk membeli ketiga pemain itu, Tottenham harus mengucurkan dana sebanyak Rp2 Triliun. Akan tetapi, ketika musim sudah bergulir, pemain-pemain tersebut gagal memperlihatkan penampilan yang mumpuni. Bahkan, Soldado dianggap sebagai penyerang paling buruk yang pernah bermain di Liga Inggris pada zaman modern.

Klub Liga Inggris Yang Melakukan Transfer Terburuk Dalam Satu Musim

AGEN BOLA | JUDI BOLA | MENANG BOLA | SITUS BOLA

jelaspoker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *